Rabu, 03 Oktober 2012

Pasar-Pasar Unik Di Indonesia

Beragamnya budaya dan tradisi dalam adat istiadat yang ada di Indonesia memunculkan berbagai macam karakter yang unik dalam menjalani kegiatan sehari-hari masyarakatnya. Contohnya kegiatan jual beli dalam pasar tradisional yang menjadi tradisi turun temurun yang telah berlangsung berabad-abad lamanya. Banyak pasar-pasar yang tergolong unik di Indonesia ini baik yang menjual produk tematik sampai tempat yang menjadi sarana jual beli yang tak lazim bagi yang belum pernah melihatnya. Di bawah ini ada beberapa pasar unik di Indonesia yang dapat menambah khazanah kita berbangsa.

Pasar Terapung
Pasar Terapung Muara Kuin merupakan pasar terapung tradisional yang berada di atas sungai Barito di muara sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sarana untuk menjelajahi pasar ini adalah dengan cara menggunakan jukung. Jukung adalah sebutan untuk sebuah perahu dalam bahasa Banjar. Kebanyakan yang beraktifitas di sini adalah para pedagang wanita yang berperahu untuk menjual hasil produksinya sendiri yang disebut dukuh, sedangkan tangan kedua yang membeli dari para dukuh untuk dijual kembali disebut panyambangan. 

Keistimewaan pasar ini adalah masih sering terjadi transaksi barter antar para pedagang berperahu, yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk. Apabila akan dilakukan transaksi antara pedagang dengan pembeli kedua perahu tersebut akan didekatkan dan dilakukan transaksi. Karena itulah sering terlihat pasar terapung ini seperti macet karena perahu satu dengan lainnya sangat dekat. Yang dijual bermacam-macam seperti barang-barang di pasar tradisional biasa. Sayangnya keberadaan pasar ini mulai ditinggalkan oleh masyarakat yang mulai berpindah ke pasar yang berada di darat dan supermarket yang mulai berkembang pesat akhir-akhir ini.

(Foto:Istimewa)
Pasar Tomohon
Pasar Tomohon bisa dikatakan sebagai salah satu pasar terbesar dan terlengkap di Sulawesi Utara. Namanya memang pasar namun yang dijual di dalam pasar ini kurang umum apabila dibandingkan dengan pasar-pasar lainnya di Indonesia. Dagangan yang banyak dijual di sini adalah rata-rata daging yang tak lazim dikonsumsi antara lain daging babi, anjing, ular, kelelawar atau paniki, dan tikus. 

Memang ada juga yang menjual aneka daging ayam maupun sapi namun kebanyakan orang yang datang ke sini tujuannya adalah mencari daging-daging tersebut. Kalau untuk daging tikus, anda jangan dulu berpikir tikus yang sering terlihat di gorong-gorong atau selokan. Tikus yang dijual di pasar ini adalah jenis tikus ladang atau tikus hutan yang biasa diburu di ladang jagung pasca panen. Jenis tikus yang paling banyak dikonsumsi dalam istilah lokal disebut Kapuku. Kapuku berwarna kelabu dan memiliki ekor lebih pendek dibanding tikus pada umumnya.

(Foto:Istimewa)
Pasar Pahing Blora
Pasar Pahing yang ada di Blora, Jawa Tengah tepatnya di daerah Randublatung memiliki keunikan karena pasar ini khusus menjual sapi di dalam area pasarnya. Disebut Pahing karena hari pasaran di jatuh di setiap hari Jawa yaitu Pahing. Uniknya dari pasar ini adalah kita dapat membedakan antara penjual dan pembeli dari topi yang dipakainya untuk penjual mereka memakai Topi “vedora” yang bentuknya seperti topi koboi sedangkan para pembeli memakai Capil (topi khas petani yang tebuat dari bambu). Transaksinya memakai uang ribuan dan setelah mendapat kesepakatan baru memakai jutaan, tergantung dari harganya yang disepakati sebelumnya.(Roy) http://www.gedoor.com

(Foto:Istimewa)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar